v2.9
Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 19 - Surat Al-Lail (Malam)
الّيل
Ayat 19 / 21 •  Surat 92 / 114 •  Halaman 596 •  Quarter Hizb 60.25 •  Juz 30 •  Manzil 7 • Makkiyah

وَمَا لِاَحَدٍ عِنْدَهٗ مِنْ نِّعْمَةٍ تُجْزٰىٓۙ

Wa mā li'aḥadin ‘indahū min ni‘matin tujzā.

Tidak ada suatu nikmat pun yang diberikan seseorang kepadanya yang harus dibalas,758)

Makna Surat Al-Lail Ayat 19
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan tidak ada seorang pun memberikan suatu nikmat atau jasa padanya yang harus dibalasnya. Dia tidak berinfak hanya karena hendak membalas budi baik orang lain kepadanya, melainkan berinfak dengan tulus dan ikhlas.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Orang-orang yang bertakwa membantu orang lain bukan karena orang itu berjasa kepadanya yang karena itu ia perlu membalasnya. Ia membantu orang itu semata-mata karena mengharapkan rida dan surga Allah di akhirat.

Isi Kandungan Kosakata

Talaẓẓā تَلَظَّى (al-Lail/92: 14)

Asal dari kata ini adalah tatalaẓẓā dengan dua ( tā’), kemudian tā’ yang satu dibuang untuk meringankan. Laẓā diartikan dengan api murni yang bergejolak. Sifat api ini adalah sangat panas dan bisa membakar apa yang ada atau membakar dirinya sendiri jika tidak ada sesuatu yang dibakar. Oleh karena itu, laẓā menjadi sebuah nama untuk neraka Jahanam, karena sifat apinya yang bergejolak dan sangat panas. Kata ini tidak bisa di-taṣrif. Kata laẓā terulang hanya dua kali yaitu dalam ayat ini dan Surah al-Ma‘ārij/70: 15 (kallā innahā laẓā).

Dalam ayat ini, Allah menjelaskan tentang peringatan-Nya dengan siksa-Nya berupa api yang menyala-nyala. Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka, yang mendustakan dan berpaling dari ajaran Allah.