v2.9
Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 18 - Surat Al-Lail (Malam)
الّيل
Ayat 18 / 21 •  Surat 92 / 114 •  Halaman 596 •  Quarter Hizb 60.25 •  Juz 30 •  Manzil 7 • Makkiyah

الَّذِيْ يُؤْتِيْ مَالَهٗ يَتَزَكّٰىۚ

Allażī yu'tī mālahū yatazakkā.

yang menginfakkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan (diri dari sifat kikir dan tamak).

Makna Surat Al-Lail Ayat 18
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dia itulah orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah untuk membersihkan dirinya dari kekikiran, ketamakan, dan sifat buruk lainnya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Sebaliknya adalah orang yang takwa, yaitu orang yang memberikan kekayaannya untuk membantu orang lain untuk menyucikan dirinya. Orang yang takwa itu akan terjauh dari neraka. Contoh orang yang paling takwa adalah Abu Bakar aṣ-Ṣiddīq yang telah menggunakan seluruh kekayaannya untuk memerdekakan orang-orang lemah dan perempuan-perempuan yang masuk Islam dan membantu mereka.

Isi Kandungan Kosakata

Talaẓẓā تَلَظَّى (al-Lail/92: 14)

Asal dari kata ini adalah tatalaẓẓā dengan dua ( tā’), kemudian tā’ yang satu dibuang untuk meringankan. Laẓā diartikan dengan api murni yang bergejolak. Sifat api ini adalah sangat panas dan bisa membakar apa yang ada atau membakar dirinya sendiri jika tidak ada sesuatu yang dibakar. Oleh karena itu, laẓā menjadi sebuah nama untuk neraka Jahanam, karena sifat apinya yang bergejolak dan sangat panas. Kata ini tidak bisa di-taṣrif. Kata laẓā terulang hanya dua kali yaitu dalam ayat ini dan Surah al-Ma‘ārij/70: 15 (kallā innahā laẓā).

Dalam ayat ini, Allah menjelaskan tentang peringatan-Nya dengan siksa-Nya berupa api yang menyala-nyala. Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka, yang mendustakan dan berpaling dari ajaran Allah.