v2.9
Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 70 - Surat Al-Aḥzāb (Golongan Yang Bersekutu)
الاحزاب
Ayat 70 / 73 •  Surat 33 / 114 •  Halaman 427 •  Quarter Hizb 43.5 •  Juz 22 •  Manzil 5 • Madaniyah

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًاۙ

Yā ayyuhal-lażīna āmanuttaqullāha wa qūlū qaulan sadīdā(n).

Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar.

Makna Surat Al-Ahzab Ayat 70
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Allah lantas meminta orang yang beriman agar berkata benar. Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar dan tepat sasaran.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini, Allah memerintahkan kepada orang-orang beriman supaya tetap bertakwa kepada-Nya. Allah juga memerintahkan orang-orang beriman untuk selalu berkata yang benar, selaras antara yang diniatkan dan yang diucapkan, karena seluruh kata yang diucapkan dicatat oleh malaikat Raqib dan ‘Atid, dan harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Firman Allah:

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ ١٨

Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat). (Qāf/50:18)

Isi Kandungan Kosakata

. Qaulan sadīdan قَوْلًا سَدِيْدًا (al-Aḥzāb/33: 70)

Qaulan sadīdan terdiri dari kata qaul yang berarti perkataan atau pernyataan, dan sadīd yang berarti tepat atau benar. Dalam konteks ayat di atas, kata qaul sadīd ditujukan kepada orang-orang yang beriman, supaya mereka senantiasa berkata benar atau tepat dalam situasi dan kondisi apa pun. Karena dengannya, seperti dijelaskan pada ayat selanjutnya (al-Ahzab/33: 71), Allah akan memperbaiki perbuatan dan mengampuni dosa-dosa mereka.

2. Fauzan ‘Aẓīman فَوْزًا عَظِيْمًا (al-Aḥzāb/33: 71)

Fauzan ‘aẓīman terdiri dari kata fauz yang berarti kemenangan, kebahagiaan, kesuksesan, dan sejenisnya; dan ‘aẓīm yang berarti besar atau agung. Dalam konteks ayat di atas, kalimat fauz ‘aẓīm yang berarti kemenangan yang besar atau agung ini ditujukan kepada orang-orang yang secara tulus menaati Allah dan Rasul-Nya. Dengan menaati keduanya, mereka akan meraih kemenangan yang besar atau kemenangan sejati. Kemenangan ini akan mereka dapatkan baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia sebagai orang yang mulia baik di sisi Allah maupun manusia, dan di akhirat sebagai orang yang bahagia mendapat kenikmatan surga.