v2.9
Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 35 - Surat Al-Qaṣaṣ (Kisah-Kisah)
القصص
Ayat 35 / 88 •  Surat 28 / 114 •  Halaman 389 •  Quarter Hizb 39.75 •  Juz 20 •  Manzil 5 • Makkiyah

قَالَ سَنَشُدُّ عَضُدَكَ بِاَخِيْكَ وَنَجْعَلُ لَكُمَا سُلْطٰنًا فَلَا يَصِلُوْنَ اِلَيْكُمَا ۛبِاٰيٰتِنَا ۛ اَنْتُمَا وَمَنِ اتَّبَعَكُمَا الْغٰلِبُوْنَ

Qāla sanasyuddu ‘aḍudaka bi'akhīka wa naj‘alu lakumā sulṭānan falā yaṣilūna ilaikumā - bi'āyātinā - antumā wa manittaba‘akumal-gālibūn(a).

Dia (Allah) berfirman, “Kami akan menguatkanmu dengan saudaramu dan Kami akan berikan kepadamu berdua hujah (mukjizat). Maka, mereka tidak akan dapat mencapaimu. (Berangkatlah kamu berdua) dengan membawa mukjizat Kami. Kamu berdua dan orang yang mengikutimu adalah para pemenang.”

Makna Surat Al-Qasas Ayat 35
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Sebagai pernyataan dikabulkannya permohonan Nabi Musa dan untuk menenangkan hatinya, Dia Allah berfirman, “Kami akan menguatkan engkau, yakni membantumu dengan mengutus pula saudaramu, Nabi Harun, yang akan bertugas membantu dan memperjelas argumentasimu sesuai permintaanmu, dan selain itu Kami berikan kepadamu berdua kekuasaan yang besar berupa kekuatan dan dukungan dengan berbagai mukjizat, maka mereka tidak akan dapat mencapaimu dengan menyakitimu dan mengalahkanmu. Karena itu, berangkatlah kamu berdua melaksanakan tugas dengan membawa mukjizat yang bersumber dari Kami. Yakinlah bahwa dengan izin Allah pada akhirnya kamu berdua dan orang yang mengikuti kamu yang akan menang atas orang-orang kafir itu.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah mengabulkan permintaan Musa dan berjanji mengangkat Harun menjadi rasul dan pendampingnya (wazir). Allah juga menenteramkan hatinya yang selalu diliputi kekhawatiran karena beratnya beban yang dipikulkan kepadanya. Allah menjanjikan bahwa Dia akan memberikan kepada Musa dan saudaranya kekuatan yang tak dapat dikalahkan oleh kekuatan apa pun di dunia apalagi kekuatan Fir‘aun yang sangat terbatas.

Dengan hati yang aman dan tenteram, Musa kembali ke tempat istrinya yang ditinggalkannya. Dia menceritakan kepadanya semua kejadian yang dialaminya, yaitu dia telah diangkat Allah menjadi rasul. Mendengar cerita Musa, hati istrinya menjadi tenteram. Musa lalu berangkat bersama keluarganya menuju Mesir didorong oleh cita-cita yang suci yaitu menyampaikan risalah Allah kepada Fir‘aun dan Bani Israil. Di Mesir, Harun telah bersiap-siap untuk memikul risalah itu dan membantu saudaranya.

Isi Kandungan Kosakata

1. Rid’an رِدْءًا (al-Qaṣaṣ/28: 34)

Akar katanya adalah rada’a-yarda’u-rad’ yang berarti ‘menyokong’. Kata rid’un adalah kata bendanya, artinya ‘pengikut yang selalu menyokongnya’. Dalam al-Qaṣaṣ/28: 34 terdapat ayat, fa’arsilhu ma’iya rid’an yuṣaddiqunī (utuslah ia bersamaku sebagai penyokong yang selalu membenarkanku). Itu adalah ucapan Nabi Musa yang memohon kepada Allah agar adiknya, Nabi Harun, dapat dijadikan pendampingnya yang setia.

2.’Aḍudaka عَضُدَكَ (al-Qaṣaṣ/28: 35)

Akar katanya adalah ‘aḍada-ya’ḍudu-’a udan yang berarti ‘menyokong’ atau ‘membantu’. Al-’Aḍud adalah ‘penyokong’ atau ‘pembantu’. Al-’Aḍud secara harfiah berarti ‘lengan’, maksudnya adalah penyokong utama. Dalam Al-Qur’an terdapat ayat, wa mā kuntu muttakhizal-muḍillīna ‘aḍudā (dan saya tidak akan mengambil orang-orang yang menyesatkan sebagai penyokong utama) (al-Kahf/18: 51). Maksudnya adalah Allah tidak akan menjadikan orang-orang yang sesat dan menyesatkan sebagai pembantu yang akan menjalankan agama-Nya.