v2.9
Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 19 - Surat Al-Insān (Manusia)
الانسان
Ayat 19 / 31 •  Surat 76 / 114 •  Halaman 579 •  Quarter Hizb 58.75 •  Juz 29 •  Manzil 7 • Madaniyah

۞ وَيَطُوْفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُّخَلَّدُوْنَۚ اِذَا رَاَيْتَهُمْ حَسِبْتَهُمْ لُؤْلُؤًا مَّنْثُوْرًا

Wa yaṭūfu ‘alaihim wildānum mukhalladūn(a), iżā ra'aitahum ḥasibtahum lu'lu'am manṡūrā(n).

Mereka dikelilingi oleh para pemuda yang tetap muda. Apabila melihatnya, kamu akan mengira bahwa mereka adalah mutiara yang bertaburan.

Makna Surat Al-Insan Ayat 19
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Setelah diuraikan apa yang disajikan di surga, kini dijelaskan siapa yang menyajikan hidangan tersebut. Dan mereka dikelilingi oleh para pemuda-pemuda yang tetap muda sambil membawa hidangan dan menawarkan pelayanan. Apabila kamu wahai penghuni surga, melihatnya dari arah mana saja melihatnya, akan kamu kira mereka, bukan anak muda melainkan mutiara yang bertaburan karena keindahan dan kebeningan penampilan mereka.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Kemudian dilanjutkan lagi bahwa penduduk surga dikelilingi pelayan-pelayan surga yang muda belia untuk selamanya. Para pelayan itu datang dan berkeliling guna melayani segala keperluan sesuai dengan permintaan penduduk surga. Mereka tetap muda, cerah, dan berseri-seri dan tidak pernah jemu dan lelah melayani penghuni surga. Begitu menarik wajah pelayan itu, cerah dan gembira, sehingga yang memandangnya melihat bagaikan mutiara bertebaran.

Isi Kandungan Kosakata

1. Zamharīran زَمْهَرِيْرًا (al-Insān/76: 13)

Kata zamharīr terambil dari kata kerja izmaharra-yazmahirru, yang artinya dingin yang sangat menusuk. Dengan demikian, zamharīr maknanya suasana dingin yang sangat menusuk. Pada ayat ini, kata tersebut dipergunakan untuk menunjukkan keadaan di surga, yaitu yang tidak panas menyengat, karena matahari tidak ada, dan tidak pula dingin menusuk tulang. Suasana surga adalah kenyamanan yang tidak panas dan tidak pula dingin. Dengan ungkapan lain dapat digambarkan bahwa keadaan surga itu selalu dalam suasana sejuk yang menimbulkan kenyamanan.

2. Zanjabīlan زَنْجَبِيْلًا (al-Insān/76: 17)

Zanjabīl artinya adalah jahe. Para ulama berpendapat bahwa jahe yang disebut pada ayat ini berbeda dari jahe yang dikenal di dunia. Jahe yang dimaksud adalah jahe khusus yang hanya ada di surga. Para ahli surga kelak akan disuguhi minuman yang dicampur dengan jahe, sehingga minuman itu terasa nikmat dan menyegarkan. Sebagian ulama berpendapat bahwa zanjabīl ini merupakan sebuah mata air yang terdapat di surga yang dinamai atau yang sifatnya adalah salsabīl (yang mengalir di kerongkongan dengan mudah).