v2.9
Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 14 - Surat Al-Insān (Manusia)
الانسان
Ayat 14 / 31 •  Surat 76 / 114 •  Halaman 579 •  Quarter Hizb 58.5 •  Juz 29 •  Manzil 7 • Madaniyah

وَدَانِيَةً عَلَيْهِمْ ظِلٰلُهَا وَذُلِّلَتْ قُطُوْفُهَا تَذْلِيْلًا

Wa dāniyatan ‘alaihim ẓilāluhā wa żullilat quṭūfuhā tażlīlā(n).

Naungan (pepohonan)-nya dekat di atas mereka dan sangat dimudahkan untuk memetik (buah)-nya.

Makna Surat Al-Insan Ayat 14
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

13-14. Di sana yaitu di dalam surga, mereka duduk bersandar di atas dipan bersama pasangan mereka dan keluarga besar. Di sana mereka tidak melihat dan juga tidak merasakan teriknya matahari dan tidak pula merasakan udara dingin yang berlebihan. Dan anugerah tersebut semakin membahagiakan dengan adanya naungan pepohonannya dekat di atas mereka dan dimudahkan semudah-mudahnya untuk memetik buahnya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini, Allah menerangkan keadaan ahli surga bahwa mereka duduk bertelekan di atas dipan. Mereka tidak merasakan teriknya matahari dan tidak pula dinginnya udara. Dipan-dipan dalam surga itu dikatakan tidak pernah ditimpa terik matahari, tidak disentuh oleh udara dingin yang menusuk sumsum tulang seperti halnya di dunia ini, akan tetapi di sana hanya ada satu iklim sejuk yang tak pernah berubah. Tidak ada yang merasakan panas maupun dingin.

Tumbuhnya pohon yang sangat rindang dan menyejukkan itu melindungi orang-orang abrār sehingga makin bertambahlah kenikmatan yang mereka peroleh. Demikian pula buah-buahan yang lezat cita rasanya, dan mudah dipetik. Mereka menikmati sambil berbaring duduk atau berdiri sesuka hati mereka.

Isi Kandungan Kosakata

1. Zamharīran زَمْهَرِيْرًا (al-Insān/76: 13)

Kata zamharīr terambil dari kata kerja izmaharra-yazmahirru, yang artinya dingin yang sangat menusuk. Dengan demikian, zamharīr maknanya suasana dingin yang sangat menusuk. Pada ayat ini, kata tersebut dipergunakan untuk menunjukkan keadaan di surga, yaitu yang tidak panas menyengat, karena matahari tidak ada, dan tidak pula dingin menusuk tulang. Suasana surga adalah kenyamanan yang tidak panas dan tidak pula dingin. Dengan ungkapan lain dapat digambarkan bahwa keadaan surga itu selalu dalam suasana sejuk yang menimbulkan kenyamanan.

2. Zanjabīlan زَنْجَبِيْلًا (al-Insān/76: 17)

Zanjabīl artinya adalah jahe. Para ulama berpendapat bahwa jahe yang disebut pada ayat ini berbeda dari jahe yang dikenal di dunia. Jahe yang dimaksud adalah jahe khusus yang hanya ada di surga. Para ahli surga kelak akan disuguhi minuman yang dicampur dengan jahe, sehingga minuman itu terasa nikmat dan menyegarkan. Sebagian ulama berpendapat bahwa zanjabīl ini merupakan sebuah mata air yang terdapat di surga yang dinamai atau yang sifatnya adalah salsabīl (yang mengalir di kerongkongan dengan mudah).