v2.9
Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 23 - Surat Al-Insān (Manusia)
الانسان
Ayat 23 / 31 •  Surat 76 / 114 •  Halaman 579 •  Quarter Hizb 58.75 •  Juz 29 •  Manzil 7 • Madaniyah

اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْاٰنَ تَنْزِيْلًاۚ

Innā naḥnu nazzalnā ‘alaikal-qur'āna tanzīlā(n).

Sesungguhnya Kamilah yang benar-benar menurunkan Al-Qur’an kepadamu (Nabi Muhammad) secara berangsur-angsur.

Makna Surat Al-Insan Ayat 23
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

23-24. Setelah diuraikan tentang balasan bagi yang bertakwa, selanjutnya dijelaskan tentang bagaimana bertakwa secara baik itu. Allah menurunkan petunjuk-Nya melalui al-Qur’an. Inilah yang disinggung oleh ayat ini. Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an kepadamu wahai Nabi Muhammad secara berangsur-angsur agar mudah memahaminya. Maka bersabarlah setiap saat untuk menghadapi dan melaksanakan ketetapan Tuhanmu, dan janganlah engkau ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antara mereka yang mencoba untuk menghentikan dakwahmu.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini diterangkan bahwa sesungguhnya Allah telah menurunkan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad dengan berangsur-angsur. Al-Qur’an diturunkan selama 22 tahun lebih secara berangsur-angsur sedikit demi sedikit. Tujuannya agar mudah dipahami, dihafal, dan diajarkan kepada para sahabat. Terkadang ayat diturunkan dengan maksud untuk menjelaskan suatu peristiwa yang terjadi yang memerlukan bimbingan dari Allah. Dengan cara berangsur-angsur itu, Al-Qur’an menjadi mantap diimani dan menambah ketakwaan mereka. Ayat ini sekaligus membantah anggapan beberapa orang bahwa Al-Qur’an merupakan sihir atau barang renungan yang bisa dipelajari, atau sebagai perkataan manusia biasa.

Isi Kandungan Kosakata

Yauman Ṡaqīlan يَوْمًا ثَقِيْلًا (al-Insān/76: 27)

Yauman ṡaqīl secara kebahasaan terdiri dari dua suku kata, yaitu kata yaum yang berarti hari dan kata ṡaqīl yang berarti yang berat. Dengan demikian, kata yaum ṡaqīl dalam konteks ayat ini berarti hari yang amat berat bagi seluruh umat manusia, yaitu hari Kiamat.